Laundry Manado | Laundry Indonesia Pakaian olahraga biasanya terbuat dari kain yang bisa menyerap keringat dan membuat pemakainya tetap sejuk selama berolahraga. Tetapi setelah selesai berolahraga, kain tersebut menjadi magnet bau. Terlebih jika pakaian olahraga basah karena keringat yang menumpuk, bakteri bisa tumbuh dan menyebabkan bau tak sedap semakin lama semakin parah. Semakin lama menunda mencuci pakaian olahraga Anda, maka pakaian itu bisa berakhir dengan bau yang menyengat, bahkan tumbuh jamur.

Ikuti langkah-langkah ini untuk membuat pakaian olahraga Anda bersih seperti baru kembali :

1. Cuci pakaian olahraga sesegera mungkin setelah berolahraga

Jika Anda baru berolahraga berat dan pakaian Anda menjadi basah kuyup, segera cuci. Tapi meskipun Anda tidak terlalu berkeringat, Anda tetap harus mencuci pakaian olahraga setelah setiap kali digunakan jika Anda ingin mencegah bau. Mencucinya secepat mungkin adalah cara terbaik untuk menyingkirkan bakteri yang menyebabkan bau.

Baca juga : Tips Mencuci Pakaian Berbahan Jeans!

2. Rendam pakaian olahraga yang terkena keringat

Kunci untuk menghilangkan kotoran, keringat, dan minyak pada kain adalah cuka suling atau cuka putih. Produk ini adalah pembersih dan pewangi yang bagus dengan tingkat asam rendah yang menembus minyak dan membantu melepaskan kotoran dan bakteri penyebab bau dari kain.

Campur cuka suling dengan air dalam sebuah wadah. Rendam pakaian olahraga dan biarkan selama 30 menit sebelum dicuci. Jika Anda tidak ingin langsung mencucinya, bilas pakaian dulu dengan air dan biarkan mengering sebelum menyimpannya kembali.

3. Balik pakaian olahraga saat mencuci

Sebagian besar bakteri penyebab kotoran dan bau menumpuk di dalam pakaian, bukan di luar. Membalik pakaian (luar menjadi dalam) membantu menghilangkan kotoran, keringat, dan minyak tubuh agar pakaian olahraga lebih bersih dan wangi. Membalik pakaian juga bisa menjaga kain tetap fleksibel, yang menyerap kelembapan tetap berfungsi sebagaimana mestinya.

4. Cuci pakaian olahraga hanya dengan air dingin

Air panas dapat memecah kain sintetis dan menyebabkan penyusutan. Atur cucian dengan mode gentle dengan air dingin untuk mencegah pakaian berubah bentuk dan lebih awet.

5. Cuci bersama pakaian dengan bahan yang sejenis

Hindari mencuci kain sintetis dengan handuk dan pakaian berserat lainnya serta pakaian berat seperti jeans dan kaus. Kain sintetis akan menarik serat saat dicuci, dan pakaian berat dapat merusak kain yang halus.

6. Kurangi penggunaan deterjen dan jangan gunakan pelembut kain

Deterjen berlebih dapat menciptakan tumpukan kotoran pada pakaian Anda, yang bisa memicu tumbuhnya bakteri dan jamur. Gunakan sekitar setengah deterjen yang Anda gunakan untuk kain biasa dan pakaian olahraga Anda akan sama bersihnya.

Pelembut kain dapat merusak kain yang fleksibel, karena bisa menurunkan performa kain dan membuatnya semakin sulit dibersihkan. Lebih baik gunakan cuka putih yang aman melembutkan kain sintetis dan secara alami membunuh bau tak sedap.

8. Keringkan pakaian olahraga dengan dianginkan agar lebih tahan lama

Panas dari pengering dapat merusak kinerja dan mengubah bentuk kain, serta fleksibilitasnya. Panas melemahkan serat elastis, yang dapat menyebabkan robekan dan lubang.

9. Tambahkan soda kue untuk bau membandel

Soda kue adalah pewangi dan pembersih alami yang dengan lembut menetralkan bau tanpa merusak kain. Pakaian olahraga Anda akan beraroma lebih segar.

Percayakan pakaian Anda kepada kami. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Laundry kami hubungi admin 08124950909.

Sumber: https://www.maids.com/blog/10-tips-for-getting-workout-clothes-clean-and-fresh/